Only Me

Kaulah semangatku disetiap hari beratku :)

Don't be same be better

Disetiap perjalananku dan disetiap senyumanku pasti ada tingkahmu yang bikin ku bahagia sahabat-sahabatku

Bandung in My story

Indahnya Negeri ini Tuhan bantu kami menjaganya

Holiday

Cinta dan memberi adalah dua kata sejati dalam kamus nurani

the secret behind the story

Nikmatilah hidupmu karena apapun itu kan menjadi cerita di kelak nanti

Sabtu, 30 Januari 2016

Kau Pemilik Rindu

Ku selipkan penggal demi penggal kata teruntuk kau pemilik rindu
 
“Daun yang jatuh pun punya takdir sendiri untuk jatuh”  satu kata yang membuat aku yakin setiap hal yang aku lakukan adalah suatu takdir indah yang dirancang oleh sang pemilik setiap jiwa, pemilik yang berhak untuk menghadirkan atau mengambil setiap jiwa termasuk kamu dan kita. Iya kita , sebelumnya aku tidak pernah punya sedikitpun mimpi untuk mengukir indahnya setiap hari bersama seseorang yang bisa dikatakan kekasih.

 
Oh tuhan nikmat-Mu yang terus ku ingkari yaitu memiliki kamu adalah suatu anugrah, iya anugrah indahku. Selalu banyak pujian ku utarakan padamu sang pemilik rindu, apa itu yang membuat kau semana-mena terhadap hati yang sangat merindukanmu? aku tahu semua salahku, aku terlalu yakin kau penyempurna segala kekurangan yang ku miliki dan aku terlalu cepat untuk membuka pintu hatiku terlalu lebar untukmu dan mengizinkan kamu untuk masuk terlalu dalam.
 
 
Membuat kamu tak ada sedikitpun usaha untuk mengusahakan aku. Sungguh setiap wantia selalu punya hati serapuh kaca, meski tampak luar aku adalah baja, tapi tetap aku tetap menjadi kodratku , yaitu wanita. Wahai sang pemilik rindu, apa aku harus berlari menjauhimu agar kamu tahu dan menghargai sebuah kata kehilangan ? menghargai sang pengagummu ? iya aku terlalu kagum terhadap engkau wahai pemilik rindu.

Tidak , sungguh aku sangat takut kehilangn kamu wahai pemilik rindu, aku terlalu jatuh sangat dalam pada pelukanmu, titik nyamanku tertinggal pada bahu kokoh mu . tapi apa aku akan sama berharganya dengan wanitamu sebelum aku yang kamu kejar mati-matian untuk melihat mata indah mereka untuk hanya tersenyum padamu, satu hal yang sangat aku sesali sampai dengan detik ini , aku terlalu mudah jatuh cinta pada engkau wahai pemilik rindu, aku Cuma takut aku tak seberapa berharga karena aku tak sempat berlari saat kau mengejar.
 
Setiap hal yang teruntuk aku lakukan untuk engkau yang tampak seperti berlebihan sedikit membuat kau terusik ? maaf, aku terlalu exptresif terhadap rasa, aku tak pandai menjadi pendusta, pendusta hati, kau terlalu tampak seperti harta ku jaga dan sangat berharga, Wahai pemilik rindu.


Sabtu, 23 Januari 2016

Perhatian Yang Menipu


***
Menikmati indah sejuk pagi,
Udara segar entah memang beginilah hidup yang seharusnya..
Tiap-tiap daun meneteskan kilauan embun..

Namun tetesan embunpun bakal habis bahkan menghilang bersambut panasnya siang..
Teriknya siang bertanda semua air terangkat lepas dari sumbernya..
Apakah embun hanya sebagai pemanis tanda dia datang..

dia datang membawa lepas semua air didalamnya..
melihat eloknya daun yang tertinggal..

Seakan kuat menerima kasih meski sekejap..
Sungguh ironi jika demikian..

Still Alone



***
Sore yang amat renta terenggut malam yang sinis..
Membutakan mata akan datangnya kegelapan..
Di pinggir sana berdiri seorang tanpa bicara..
Entah apa yang dipikirkannya..

Melamun kah?
Menahan amarah kah?
Apa mungkin sedang menunggu penantiannya?
Entahlah..

Detik demi detik terlihat jam tangan seakan malu..
Memandangnya dengan mata sayup bertanda letih..
Sore itu hujan rintik bersambut gelap,
Kulihat seorang itu masih setia menunggunya..
Entah sampai kapan..

Seseorang yang selalu sendiri..