Mohon dengarkan lagu ini sebelum dan sesudah membaca post ini :)
***
***
Ada
waktu-waktu ketika aku ingin membunuhmu
Dari dalam
dada, pun kepala
Bersama
airmata yang menderas di Agustus
Juga amarah
yang meletus-letus
Aku pernah
membunuhmu di dalam cerita-cerita dari jemari
Hingga kau
akhirnya tak lagi menjadi yang terus bahagia
Lalu aku
kembali sesenggukan, meraung-raung, merintih, meratapi
Tak mampu
menahan pedih karena ditinggalkan lagi
Semakin tua
tahun, semakin tak terhingga hitungan kebersamaan,
aku semakin
lelah menghidupkanmu di dalam kepala
Aku ingin
kau mati saja, bersama bulir peluh yang keluar dari pori
Atau
bergabung dengan sisa makanan yang berhasil kucerna
Tapi aku tak
tega.
Aku
mencintaimu sedalam-dalamnya, sedalam dirimu setiap menembusku
Namun kau
hanya sebatas itu, membuat keinginan membunuhku tak
habis-habis,
walau belum
bisa menandingi banyaknya kasih yang selama ini mampu
kuberi
Aku ingin
membuatmu merasakan mati,
seperti yang
ramah kurasa setiap dini hari, kala kau mematikan telepon
terlebih
dahulu sebelum nada-nada rinduku terbalas
seperti yang
akrab menyapa hariku dalam jelma noda bekas airmata yang
tak
hilang-hilang dari bantal
seperti yang
karib merasuki dada dalam perih tanpa luka, tapi lebih pedih
dari baret
yang berdarah-darah
Tenang saja,
aku akan membunuhmu dengan cara sederhana
Bukan
melukaimu, seperti yang selama ini dengan mudah kaulakukan
padaku.
Bukan pula
dengan meninggalkanmu, karena aku tak bisa menjadi yang
pertama
membalikkan tubuh
Bukan juga
dengan melupakan, seperti alasan berujung maaf yang sudah
kuhafal
hingga ke sudut terdalam kepala
Suatu saat,
semoga ada waktu di mana aku mampu membunuhmu
Lewat kata
cinta yang perlahan memudar
Tawa yang
lenyap
Atau tatap
mata yang kering akan kasih setiap menemuimu
Suatu saat
nanti
Atau semoga
kau panjang umur
Terpelihara,
renta, dan mati dengan sendirinya tanpa cinta
Agar aku
tidak perlu berpura-pura menjadi jahat yang bukan aku
Dan kau
membusuk dari dahi, kaki, hingga hati
yang tak
pernah untukku.
#Repost







Ini lagu apa musikalisasi puisi yak? Maaf ngga bisa pencet playnya ._.
BalasHapuslebih ke seduhan lara yang tertuang dalam bentuk bait ka.
Hapus