Setiap
semester kita harus mengalami masa itu,hari-hari yang biasa tentram harus mikir
banyak tentang setiap ujian yang telah dijadwalkan. Saya sempat melakukan
survey mengenai persiapan mereka dalam melaksanakan ujian. Alasan para
mahasiswa sangatlah beragam dari mulai malas karena harus belajar “Lu bayangin modulpun ga punya,kertas catatan
tak tau kemana larinya gimana gue mau belajar” tambahnya,Alasan kedua satu
mahasiswa ini begitu protes pada kebijakan pemerintah dengan gamblang dia tak
menyetujui akan adanya UTS “ sudahlah gue males bicara UTS yang hanya bikin
pusing dan waktu gue tidur terganggu karena harus belajar yang gue juga belum
paham” owww (jangan ditiru ya gan ) dan alasan ketiga ini yang bikin saya mikir
dan termenung bagaimana tidak dia bilang” gue si setuju banget mengenai ini
tapi ( diam sebentar dia) gue mikir bayaran gimana ya dan lu tau kan sebelum
UTS harus lunas apa lu pengin nama lu ga muncul saat UTS ? kan ga lucu “
tuturnya.
Begitu banyak yang menolak dengan argument
masing-masing . namun disisi lain yang pro juga tak kalah banyaknya dengan yang
kontra. Saya masih mengingat tentang paparan salah satu teman saya mengenai
kendalanya yakni masalah bayaran. Yang menjadikan momok yang sangat menakutkan
bagi mahasiswa seperti saya. Tapi materi tak bisa sebanding dengan keuntungan
kita mendapatkan pendidikan itu.
Apapun hambatannya
pada intinya evaluasi itu memang diharuskan. UTS dan UAS adalah suatu kondisi
dimana semua materi yag kita peroleh dipertanggung jawabkan. Satu momok yang
akan terus berjalan dan akan menjadikan kita tahu berapa tingkat kecerdasan
kita.
Sekian .
Berbagilah alasan anda mengenai sosok UTS dan UAS dan berkomenlah !!!wkwk







up
BalasHapusnyimak
BalasHapus